Tahlilan dan Cukuran bayi (Marhaban)

Discussion in 'Islam' started by ayingnaade, 24 Mar 2010.

  1. ayingnaade

    ayingnaade IndoForum Newbie F

    No. Urut:
    94085
    Joined:
    24 Mar 2010
    Messages:
    1
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Assalamu'alaikum

    Langsung saja, saya ingin meminta pendapat rekan2 di forum ini mengenai 2 hal kegiatan yang sering dilakukan dalam budaya di Indonesia. Mungkin sudah pernah ditanyakan saudara-saudara seiman yang lain.

    Pertama mengenai Tahlilan atau berdoa bersama mengenang orang yang meninggal.
    Dalam budaya kita bila ada orang yang meninggal biasanya ada kegiatan untuk berdoa bersama, biasanya pembacaan surat Yaasin dan 'ritual' mengirim doa dengan menyebutkan nama orang yang dituju. Biasanya dilakukan tiap malam di seminggu pertama, dan lanjut pada hari 40, 100 dst.
    Bagaimana hukum nya ditinjau dari Qur'an dan Hadist, dan apakah ada dasarnya.

    Yang kedua masih dalam ritual juga yaitu Cukuran bayi baru lahir dengan upacara mengundang sanak saudara dan tetangga lalu ada ritual bayi digendong dan didoakan sembari dibawa keliling ruangan. Bagaimana hukumnya berdasarkan Qur'an dan Hadist dan apakah benar dalam syariat Islam Aqiqah itu hanya hari ketujuh atau selambat-lambatnya hari ke 14?

    Terima Kasih sebelumnya

    Wassalamu'alaikum
  2. cimohai

    cimohai IndoForum Junior A

    No. Urut:
    51307
    Joined:
    27 Aug 2008
    Messages:
    3.428
    Likes Received:
    144
    Trophy Points:
    63
    Occupation:
    IT
    Location:
    Bandung :-bd
    Wa'alaikum salam wr. wb....

    memang telah banyak perdebatan antara bidah dan tradisi budaya, namun mari kita telaah...

    TAHLILAN
    Terdapat dua acara utama dalam tahlilan yakni :
    1. Pembacaan beberapa ayat/ surat Al Qur’an, dzikir-dzikir dan disertai dengan do’a-do’a tertentu yang ditujukan dan dihadiahkan kepada si mayit.
    CUKURAN BAYI
    AQIQAH

    Wallahualam, mohon dibenarkan bila terdapat kekhilafan, semoga bermanfaat...

    dari berbagai sumber
  3. judi

    judi IndoForum Activist D

    No. Urut:
    12992
    Joined:
    22 Mar 2007
    Messages:
    12.339
    Likes Received:
    459
    Trophy Points:
    83
    Gender:
    Male
    Occupation:
    enterpreneur
    Location:
    jakarta
    ditempat ane Aqiqah gak ada tuh yg namanya keliling ruangan....kalau bayi nya dikeliling ke peserta yg hadir untuk aqiqah untuk di Cium dan di doakan sih iya...
  4. dontLoad

    dontLoad IndoForum Beginner D

    No. Urut:
    51795
    Joined:
    3 Sep 2008
    Messages:
    689
    Likes Received:
    14
    Trophy Points:
    18
    Location:
    #closed
    semoga artikel dibawah bisa membantu TS mengenai permasalahan tahlilan...

  5. asoybanget

    asoybanget IndoForum Beginner A

    No. Urut:
    52516
    Joined:
    12 Sep 2008
    Messages:
    1.375
    Likes Received:
    47
    Trophy Points:
    48
    Occupation:
    Revolusionary
    Location:
    Jakarta
    “Barangsiapa yang mengamalkan amalan yang tidak ada syariatnya dari kami maka amalan tersebut ditolak.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

    “Dan sejelek-jelek amalan adalah amalan ibadah yang diada-adakan (yang tidak ada tuntunannya dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan Al-Khulafa` Ar-Rasyidin).” (HR.Muslim)

    Maka cukupkanlah dengan apa yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, karena yang demikian juga sudah sangat menyibukkan jika kita telah mengetahui dan mengamalkannya. Ataupun jika baru sedikit sunnah Nabi yang kita ketahui, maka istiqomahlah menjalankannya, karena yang demikian adalah amal yang paling ...dicintai
    Allah (HR. Bukhari dan Muslim).

    Ya Allah, berikanlah ketakwaan pada diri kami, bersihkanlah jiwa kami dari hawa nafsu karena Engkau-lah sebaik-baik pembersih jiwa.
  6. yoyokmanok

    yoyokmanok IndoForum Newbie F

    No. Urut:
    185745
    Joined:
    11 Oct 2012
    Messages:
    1
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Bagaimana dengan tawassul?

    Kata orang yang mengamalkan tawasul, tawasul itu ada dasar hadisnya, yaitu:
    “ Dari Anas bin Malik ra, beliau berkata : “ apabila terjadi kemarau shahabat Umar Ibn Khaththab bertawasul kepada Abbas Ibn Abdi Muththalib, kemudian berdo’a : “ ya Allah, kami pernah berdo’a dan bertawasul kepada Mu dengan Nabi saw, maka Engkau turunkan hujan. Dan sekarang kami bertawasul dengan paman Nabi kami, maka turunkanlah hujan. Anas berkata : “ maka turunlah hujan kepada kami “. ( HR. Imam Bukhari )
    Menurut Sayyid Muhammad Al Maliki, bertawasul seperti ini hukumnya boleh. Berdasarkan beberapa riwayat, antara lain : “ Muajahid meriwayatkan bahwa dia melihat seseorang sakit kakinya didekat Ibnu Abbas, lantas Ibnu Abbas berkata : “ sebutlah nama seseorang yang engkau cintai ! “ kemudian orang yang sakit tersebut menyebut nama Nabi Muhammad saw, dengan segera tampak rasa sakit dan lemah di kakinya sembuh [1].
    Bagaimana kedudukan hadis ini, apakah sahih? dan bagaimana penjelesannya terkait dengan praktek tawasul. terima kasih.
  7. haribest

    haribest IndoForum Newbie A

    No. Urut:
    106432
    Joined:
    8 Oct 2010
    Messages:
    270
    Likes Received:
    2
    Trophy Points:
    18
    Occupation:
    bisnis syariah
    Location:
    Purwokerto
    Alhamdulillah artikel yang bagus, tetapi dalam pengambilan kesimpulannya yang salah, maka saya mencoba meluruskan. Bahwa artikel tersebut membahas tentang "berkumpul dan memakan hidangan di tempat Ahli Mayit" Bukan membahas tahlilan itu sendiri. Bagi seorang yang gemar tahlilan mereka melakukan tahlilan setiap malam jumat, ada yang setiap habis sholat dan lainnya yang tidak berhubungan dengan "berkumpul dan memakan hidangan di tempat Ahli Mayit"

Share This Page

Pasang iklan disini dapat menyebabkan produk dikenal, omzet naik, keuntungan bertambah, good investment dan brand image. Contact Us untuk memulai.

JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG