Saudara moderator, saya mohon ijin untuk ikutan nimbrung ngepost di sini
Berkaitan dengan usadha khususnya di daerah Bali, tentunya tidak akan terlepas dari kata
Balian. Dan balian itu sendiri terdiri dari beberapa jenis. Yaitu:
A. Jika ditinjau dari jenis ilmu yang dianut:
1. Balian Penengen
Balian ini bertujuan untuk mengobati seseorang yang sakit hingga sembuh. Balian seperti ini juga sering disebut dengan Balian Ngardi Ayu, atau duku yang berbuat kebaikan.
Balian ini pada umumnya bersikap ramah, suka menolong dan penuh wibawa. Balian ini menolong tidak memandang apakah orang yang sakit adalah orang kaya, miskin, baik, jahat, pokoknya semua ditolong sesuai dengan penyakit yang diderita.
2. Balian Pangiwa
Balian ini bertujuan untuk menyakiti seseorang bahkan sampai meninggal. Balian ini juga disebut dengan Balian Aji Wegig / Ugig. Balian ini mempunyai kemampuan untuk menjalankan kekuatan mencelakai untuk seseorang, menyakiti, dan berbuat usil. Balian jenis ini sulit sekali untuk dilacak. Sebab pekerjaannya tersebut bersifat rahasia, tertutup, dan sangat misterius. Balian ini juga sering menghalang2i balian penengen untuk menyembuhkan seseorang. Salah satu contoh perbuatan usil balian ini adalah dengan menahan atau menurunkan hujan di saat orang2 mempunyai hajatan tertentu.
Tetapi sisi lain balian ini adalah, balian ini dapat menyembuhkan penyakit2 akibat aji wegig /ugig baik olehnya sendiri atau berasal dari orang lain
B. Jika ditinjau dari asal / cara memperoleh keahlian:
1. Balian Ketakson
Balian jenis ini adalah balian yang mendapat keahliannya memalui taksu. Taksu adalah kekuatan gaib yang masuk ke dalam diri seseorang dan mempengaruhi orang tersebut, baik dari cara berpikir, berbicara, sampai ke tingkah lakunya. Karena kemasukan taksu inilah orang tersebut memiliki kemampuan untuk mengobati orang sakit. Oleh sebab itu, orang tersebut disebut dengan Balian Ketakson (ka + taksu + an), dukun yang ketaksuan.
Balian ini juga sering menjadi mediator atau penghubung dengan para leluhur atau roh2 yang sudah meninggal.
2. Balian Kapican
Balian Kapican adalah org yg mendapat benda bertuah yg dipergunakan utk menyembuhkan org sakit. Benda bertuah inilah yg disebut dgn pica. Pica ini dpt berupa keris, permata, pis bolong, batu makocok, tulang, gigi, kuku macan, besi, dan lain sebagainya. Bahkan ada pula yg berupa binatang. Pica tersebut biasanya diperoleh melalui wangsit atau bisikan gaib yg kemudian dijelaskan dimana hrs mencari beserta fungsi dari pica tersebut.
Tata cara penyembuhan balian ini bermacam2. Mulai dari meletakkan pica tesebut ke badan si sakit, menggosok, menekan, sampai meminum air rendaman pica tersebut.
3. Balian Usada
Balian usada adalah seseorang yg dgn sadar belajar tentang ilmu pengobatan, baik melalui aguru waktera, belajar pada seorang balian yg telah mahir dlm ilmu pengobatan maupun belajar scr otodidak melalui lontar usada.
Mengenai proses belajar balian usada ini terdapat dlm lontar Bodha Kacapi, Usada Kalimosada, dan Usada Sari. Adapun isi singkatnya yaitu, semua tingkah laku dan batin sang murid harus sesuai dgn isi lontar. Sang murid hrs bersumpah menjadi satu saudara dgn gurunya. Suka & duka harus dibagi bersama. Bila di kemudian hari mereka meninggal, sesuai dgn hukum punarbhawa, mereka akan bereinkarnasi / menitis ke dunia sbg saudara. Atau bahkan sbg saudara kembar.
Setelah upacara penerimaan murid selesai, dimulai dgn pelajaran lisan. Pengetahuan dasar yg benar2 harus dipahami oleh sang murid adalah tentang Katikelaning Genta Pinara Pitu, Sastra Sanga, Bodha Kecapi, dan Kalimosada. Setelah mempelajari & memahami semua itu, barulah sang murid dianggap telah siap utk diberi pelajaran membaca lontar usada.
4. Balian Campuran
Balian Campuran adalah perpaduan antara Balian Ketakson atau Balian Kapican yg mempelajari lontar usada. Jadi balian jenis ini tidak hanya mengandalkan pica atau taksunya saja, tetapi juga ditambahkan dgn ramuan obat2an yg dipelajari dlm lontar usada. Banyak juga jenis balian di Bali yg tidak hanya 1 varian. Maksudnya, selain memperoleh taksu, dia juga memperoleh pica, selain itu juga mempelajari usada.
Balian jenis ini juga dikenal dgn istilah Balian Ngiring Pekayunan (mengikuti perintah gaib), atau menjadi seorang Tapakan (tempat dewa, kekuatan gaib). Pada umumnya, orang yg menjadi balian jenis ini bukan atas kemauannya sendiri. Tetapi karena ditunjuk kekuatan gaib. Jika menolak, akan kena musibah, sakit, pikiran kalut, bahkan semua usaha yg dilakukan gagal total!! Hanya dgn cara mengikuti perintah gaib inilah yg bisa membuat kehidupannya normal kembali.
5. Balian Putus
Tata cara menjadi Balian Putus ini mirip dgn Balian Usada. Balian Usada mengasah ilmunya lewat lontar2 usada. Tetapi Balian Putus mengasah batinnya melalui tapa brata & yoga samadi. Jadi seorang Balian Putus adalah seorang balian yg telah menamatkan pelajarannya, baik secara jasmani maupun rohani.
Bila seseorang terkena penyakit akibat kiriman seorang Balian Pangiwa, maka usada biasa tidak bisa mengobatinya. Hanya seorang Balian Putus yg dpt membantunya.
Dalam mengobati seseorang, seorang Balian tentu tidak asing lagi dengan mantra. Ada suatu mantra yang diuncarkan dengan media air. Mantra ini lazim disebut dengan mantra penawar. Mantra penawar inipun ada beberapa jenis. Mulai dari Penawar Dasa Bayu, Penawar Balian Putus, dan ada pula yang tercantum dalam ilmu kanda pat sari atau leak sari.
Semoga bisa berguna bagi yang membaca atau yang memerlukan

Bookmarks