IndoForum
   


Go Back   IndoForum > Community > Health Center

Health Center disini anda dapat mencari berita, informasi, ataupun mendiskusikan semua aspek kesehatan untuk membuat kehidupan yg lebih baik.


Reply
 
Share Menu Thread Mode Tampilan
Old 16-09-2008, 04:53 PM   #21
roughtorer
IndoForum Senior A
 
roughtorer's Avatar
 
No. Urut: 44447
Tgl. Bergabung: May 2008
Lokasi: Mexico
Post: 6,756
Catatan Blog: 41
Rep Power: 16
roughtorer akan menjadi terkenalroughtorer akan menjadi terkenalroughtorer akan menjadi terkenalroughtorer akan menjadi terkenalroughtorer akan menjadi terkenalroughtorer akan menjadi terkenalroughtorer akan menjadi terkenalroughtorer akan menjadi terkenal
Quote:
Originally Posted by airafluff View Post
normalnya, walaupun blm pny anak ato kawin, orang dewasa udah memproduksi sperma yg "aktif" (dalam arti bisa membuahkan sel telur)

@chen: wanita setiap 1x siklus menstruasi, mengeluarkan hanya 1 sel telur kok..

cmiiw
Benar, tapi tetap saja belum ada bukti sperma yang belum nikah bisa membuahi sel telur. begitu juga tidak ada bukti sperma tersebut tidak bisa membuahi... makanya masih 50:50 alias mandul:subur.....
roughtorer is offline   Reply With Quote

Old 16-09-2008, 05:40 PM   #22
tusuksate
IndoForum Activist A
 
tusuksate's Avatar
 
No. Urut: 48310
Tgl. Bergabung: Jul 2008
Lokasi: Penthouse
Post: 19,860
Catatan Blog: 2
Rep Power: 52
tusuksate adalah artis IndoForumtusuksate adalah artis IndoForumtusuksate adalah artis IndoForumtusuksate adalah artis IndoForumtusuksate adalah artis IndoForumtusuksate adalah artis IndoForumtusuksate adalah artis IndoForumtusuksate adalah artis IndoForumtusuksate adalah artis IndoForumtusuksate adalah artis IndoForumtusuksate adalah artis IndoForum
Send a message via MSN to tusuksate Send a message via Yahoo to tusuksate
Mandul dan subur itu bukan perbandingan lah...
wkwkwk, adanya ya mandul atau subur^^


trus maksud notia yg di kolam air panas itu cara untuk ngetes apaan sih?
tusuksate is offline   Reply With Quote
Old 16-09-2008, 05:50 PM   #23
roughtorer
IndoForum Senior A
 
roughtorer's Avatar
 
No. Urut: 44447
Tgl. Bergabung: May 2008
Lokasi: Mexico
Post: 6,756
Catatan Blog: 41
Rep Power: 16
roughtorer akan menjadi terkenalroughtorer akan menjadi terkenalroughtorer akan menjadi terkenalroughtorer akan menjadi terkenalroughtorer akan menjadi terkenalroughtorer akan menjadi terkenalroughtorer akan menjadi terkenalroughtorer akan menjadi terkenal
Quote:
Originally Posted by tusuksate View Post
Mandul dan subur itu bukan perbandingan lah...
wkwkwk, adanya ya mandul atau subur^^


trus maksud notia yg di kolam air panas itu cara untuk ngetes apaan sih?
bukan cara ngetes biasa... itu salah satu metode dia waktu bikin anak....
roughtorer is offline   Reply With Quote
Old 19-09-2008, 11:28 AM   #24
airafluff
IndoForum Newbie C
 
airafluff's Avatar
 
No. Urut: 49601
Tgl. Bergabung: Aug 2008
Post: 162
Rep Power: 0
airafluff pernah didengar namanya oleh orang
Hamil di atas usia 35

Banyak wanita yang mempertanyakan mengapa hamil di usia 30-an atau 40-an dianggap memiliki resiko tinggi. Di atas usia 35 tahun, memang ada beberapa resiko yang meningkat baik untuk sang ibu (seperti tekanan darah tinggi dan pre-eklampsia) dan juga untuk sang bayi (seperti resiko Down Syndrome) meningkat tiap tahunnya. Tapi, tanpa mengabaikan resiko-resiko tersebut, wanita yang berusia di atas 35 tahun juga bisa kok menjalani kehamilan yang sehat dan melahirkan bayi yang sempurna.


Jika Anda seorang wanita berusia di atas 35 tahun dan sedang hamil, dokter Anda biasanya memperlakukan Anda dengan ekstra hati-hati. Anda akan diminta untuk check up kehamilan lebih sering, dan lebih diwajibkan untuk menjalani serangkaian tes, konseling genetik dan skrining kendala-kendala yang mungkin terjadi pada wanita hamil usia 30-an. Pilihan proses melahirkan juga biasanya lebih terbatas. Anda kemungkinan tidak akan disarankan untuk melahirkan di bidan atau rumah bersalin kecil, karena resiko melahirkan Anda lebih besar sehingga Anda akan diminta untuk melahirkan di rumah sakit besar atau rumah bersalin besar. Namun, dengan melakukan perawatan prenatal yang baik, Anda bisa mengurangi komplikasi yang berhubungan dengan usia persalinan secara signifikan.



Kabar baiknya adalah, kebanyakan wanita yang hamil di usia 40-an ternyata berhasil menjalani kehamilan yang sehat dan melahirkan bayi yang sehat pula. Dan wanita hamil pada usia 40-an biasanya lebih berhati-hati terhadap kehamilannya dibandingkan wanita yang lebih muda. Mereka akan lebih mencari dan menyerap informasi dengan baik tentang kondisi-kondisi dan resiko-resiko yang mungkin terjadi pada kehamilan mereka. Mereka biasanya lebih sering bertanya tentang perkembangan janin mereka. Mereka juga lebih mementingkan perawatan pre-natal dan biasanya mempersiapkan diri mereka lebih baik sebelum hamil, jika kehamilan tersebut memang direncanakan. Karena itu para ilmuwan sekarang mempercayai bahwa resiko ibu hamil di usia yang lebih tua tidak meningkat secara tajam hanya karena faktor usia saja.



Masalah-masalah utama

Ada beberapa masalah yang sering ditemukan dokter pada wanita hamil dengan usia di atas 35 tahun, seperti diabetes gestational (diabetes yang muncul pada saat kehamilan), tekanan darah tinggi dan juga masalah-masalah pada janin. Wanita hamil dengan usia yang lebih tua juga akan lebih sering mengalami masalah pada kandung kemih dibandingkan wanita hamil dengan usia yang lebih muda. Resiko-resiko lainnya adalah resiko keguguran lebih besar, lebih banyak yang melahirkan melalui operasi Caesar karena kondisi yang tidak memungkinkan untuk melahirkan secara normal, dan juga memiliki resiko lebih tinggi melahirkan bayi cacat.



Saat berusia akhir 30-an, wanita cenderung mengalami kondisi-kondisi medis berkaitan dengan sistem reproduksi, seperti fibroid uterine dan tumor otot. Fibroid uterine adalah pertumbuhan sel otot atau jaringan lain di dinding uterus, membentuk tumor. Fibroid uterine dan tumor otot bisa menimbulkan rasa nyeri atau perdarahan vagina saat kehamilan berkembang. Jika wanita tersebut hamil di atas usia 40 tahun, tingkat keparahannya bahkan lebih berat lagi. Problem-problem tadi bisa bertambah dengan adanya hemoroid (wasir), inkontinensi (kesulitan menahan keluarnya urin), varises, problem-problem pembuluh darah, nyeri otot, nyeri punggung, dan juga proses melahirkan yang lebih sulit dan lebih panjang.



Selain resiko melahirkan bayi dengan Sindroma Down, resiko keguguran dan melahirkan dengan operasi Caesar, wanita hamil berusia di atas 35 tahunan juga memiliki resiko bayi meninggal saat dalam rahim atau saat proses melahirkan. Walaupun resiko ini ada di setiap usia kehamilan, namun pada wanita dengan usia 35 tahun ke atas, resiko ini lebih besar, yaitu 7 dari 1000 kehamilan.



Konseling Genetik

Wanita yang hamil dengan usia di atas 35 tahun biasanya juga akan diminta untuk melakukan konseling genetik, atau konseling ini bisa juga dilakukan oleh dokter kandungan. Ada 3 wilayah yang menjadi fokus pada saat melakukan konseling genetik, yaitu sejarah/riwayat reproduksi pasien, riwayat kesehatan keluarga, serta consanguinity, yaitu kondisi genetika yang disebabkan perkawinan antar-saudara.

Riwayat reproduksi meliputi apakah pasien pernah hamil, pernah mengalami keuguguran, atau pernah mengalami kematian janin di dalam rahim atau saat proses melahirkan. Selain itu penggunaan metode KB, lama waktu penggunaan KB, dan apakah pasien pernah terpapar zat-zat berbahaya misalnya karena lingkungan pekerjaan juga menjadi informasi yang penting dalam konseling.



Riwayat kesehatan keluarga pasien juga penting untuk menentukan apakah kehamilan yang sedang dijalani termasuk kehamilan ber-resiko tinggi atau tidak. Informasi ini mencakup tentang status kesehatan pasien dan pasangan, para saudara kandung pasien dan pasangan, jika ada yang sudah meninggal juga akan ditanyakan penyebab dan usia saat meninggal serta apakah ada yang meninggal sehubungan dengan proses kelahiran (saat melahirkan atau saat dilahirkan). Riwayat kesehatan keluarga akan membantu dokter mengidentifikasi abnormalitas yang telah muncul di keluarga pasien dan membantu memprediksi kemungkinannya untuk muncul pada pasien.



Jika pasien dan pasangan masih tergolong saudara, hal ini juga penting untuk diinfokan pada dokter/konselor, karena jika pasangan suami istri adalah sepupu langsung, mereka memiliki 1/16 gen yang sama. Artinya kemungkinan terjadi kelainan-kelainan genetika pada anak yang akan dilahirkan lebih tinggi dibanding jika mereka menikah dengan orang yang tidak dalam satu kerabat. Beberapa orang Afrika dan etnis Mediterania juga memiliki kecenderungan untuk menurunkan penyakit Anemia sickle cell pada turunannya.



Yang penting untuk diperhatikan adalah, konselor atau dokter tidak akan memberikan keputusan pada pasien dan pasangannya berkenaan dengan hasil konseling. Mereka hanya akan menyediakan informasi-informasi yang dibutuhkan sang pasien tentang kehamilan dan janinnya, dan keputusan bahwa apakah kehamilan tersebut akan diteruskan atau digugurkan (jika prediksi terhadap resiko-resiko yang mungkin dialami terlalu tinggi) diserahkan sepenuhnya pada calon orang tua.



Prenatal Testing

Prenatal Testing atau pengujian-pengujian pada saat kehamilan yang dilakukan pada kehamilan beresiko tinggi tidak dapat mendeteksi semua abnormalitas yang mungkin terjadi. Namun abnormalitas kromosom bisa dideteksi pada saat perkembangan janin melalui serangkaian tes seperti amniocentesis, ultrasound, sampling chorionic villus dan fetoscopy. Hasil dari serangkaian pengujian ini akan memberi pilihan bagi pasangan untuk melanjutkan kehamilan atau menggugurkan janin yang dikandung jika ternyata terdeteksi adanya kelainan. Hasil tes-tes ini juga akan menjadi panduan bagi dokter dan tenaga kesehatan untuk melakukan tindakan-tindakan yang dirasa perlu pada saat kehamilan, kelahiran, dan membantu sang orang tua untuk memberi saran-saran tentang tumbuh-kembang sang buah hati.





Kehamilan di usia di atas 35 tahun kedengarannya memang menyeramkan, tapi seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kebanyakan wanita yang hamil di atas usia 35 tahun berhasil menjalankan kehamilan yang sehat dan melahirkan bayi yang sempurna. Memang benar bahwa resiko akan bertambah sejalan dengan meningkatnya usia calon ibu saat hamil, namun dengan persiapan yang lebih matang, informasi yang lebih lengkap, serta bantuan tenaga kesehatan yang lebih sigap dan informatif terhadap kondisi kehamilan beresiko tinggi akan membantu sang calon ibu untuk bisa tetap percaya diri, sehat, dan semangat saat menjalani kehamilannya.
__________________
Now Playing:
Jennifer Hudson
One Republic
Hillary Duff

Useless to say "It's not always right, because..." considering most people prefer to just believe it not to really understand it
airafluff is offline   Reply With Quote
Old 19-09-2008, 11:40 AM   #25
kutumbaba
IndoForum Newbie C
 
kutumbaba's Avatar
 
No. Urut: 53019
Tgl. Bergabung: Sep 2008
Lokasi: Jak-Tim
Post: 152
Rep Power: 0
kutumbaba belum pernah didengar namanya oleh orang
info yang bermanfaat buat ibu hamil
kutumbaba is offline   Reply With Quote
Old 23-09-2008, 04:30 PM   #26
airafluff
IndoForum Newbie C
 
airafluff's Avatar
 
No. Urut: 49601
Tgl. Bergabung: Aug 2008
Post: 162
Rep Power: 0
airafluff pernah didengar namanya oleh orang
TERAPI SAYUR DAN BUAH UNTUK KESUBURAN SUAMI ISTRI


Memiliki anak adalah impian setiap pasangan yang sudah menikah. Jika suatu pasangan merencanakan untuk mempunyai anak, maka penting bagi kedua belah pihak, suami maupun istri, untuk menjaga berat badan. Beberapa riset menyimpulkan pada wanita yang terlalu gemuk atau terlalu kurus lebih sering terjadi kegagalan pembuahan dibandingkan dengan wanita dengan tubuh seimbang. Selain faktor berat badan, keseimbangan hormonal dan faktor makanan juga sangat menentukan tingkat kesuburan sistem reproduksi.

Pada wanita, gejala gangguan sistem hormonal umumnya ditandai dengan nyeri haid dan haid tidak
teratur. Membatasi asupan makanan padat kalori terutama karbohidrat dan lemak merupakan langkah awal usaha untuk mendapatkan anak. Sebaliknya, penting untuk memperkaya keragaman bahan makanan, terutama yang kaya gizi penyubur sistem reproduksi, seperti vitamin E, vitamin C, vitamin B12, asam folat, betakaroten, zat besi, seng, dan selenium. Sebagaimana wanita, yang membutuhkan cukup asupan asam folat dan gizi penyubur lain, pria pun demikian untuk menunjang sistem reproduksinya.

Pola makan orang Indonesia yang menyukai sayur-sayuran sebenarnya sudah merupakan terapi sayur dan buah untuk meningkatkan kesuburan. Kalau kita cermati, sebenarnya sayuran dan buah-buahan yang dapat meningkatkan kesuburan sering kita temui, bahkan mungkin sering kita konsumsi. Beberapa sayuran dan buah-buahan yang dapat membantu meningkatkan kesuburan akan kami bahas di bawah ini.


Pegagan

Pegagan juga dikenal sebagai antanan, adalah tanaman merambat yang sering dimakan sebagai lalapan segar, terutama di Jawa Barat. Asinan Bogor adalah makanan khas daerah yang memasukkan antanan sebagai salah satu sayuran dalam racikan asinan. Sayuran ini memberikan rasa manis dan sejuk.

Dalam pegagan terkandung asiaticoside, thankuniside, isothankuniside, madecassoside, brahmoside, brahminoside, brahmic acid, madasiatic acid, meso-inositol, centellose, carotenoids, garam-garam mineral seperti garam kalium, natrium, pegagan
magnesium, kalsium, besi, vellarine, dan zat samak atau tanin. Madecocassosida dapat memacu produksi kolagen. Kolagen ini sangat besar perannya dalam regenerasi sel kulit termasuk sel telur (ovum) pada wanita dan sel sperma pada pria. Pegagan juga mengandung karoten yang berperan sebagai antioksidan. Karoten juga menjaga mutu sperma dan sel telur. Caranya dengan melindungi dinding sperma dan sel telur dari kerusakan akibat radikal bebas. Mineral-mineral seperti kalium, natrium, kalsium, besi dan fosfor dalam pegagan juga penting bagi kesehatan tubuh.

Khasiat lain dari pegagan adalah anti infeksi, antitoksik, penurun panas, peluruh air seni, mengobati luka dan keloid, varises dan hemoroid (ambeien), serta antilepra.


Wortel

Wortel segar mengandung air, protein, karbohidrat, lemak, serat, abu, nutrisi anti kanker, gula alamiah (fruktosa, sukrosa, dektrosa, laktosa, dan maltosa), pektin, glutanion, mineral (kalsium, fosfor, besi, kalium, natrium, amgnesium, kromium), vitamin (beta karoten, B1, dan C) serta asparagine. Beta Karotennya merupakan anti oksidan yang menjaga kesehatan dan menghambat proses penuaan. Selain itu Beta Karoten dapat mencegah dan menekan pertumbuhan sel kanker serta melindungi asam lemak tidak jenuh ganda dari proses oksidasi.

Jika tubuh memerlukan vitamin A maka beta karoten di hati akan diubah menjadi vitamin A. Fungsi vitamin A dapat mencegah buta senja, mempercepat penyembuhan luka dan mempersingkat lamanya sakit campak. Sebuha wortel ukuran sedang mengandung sekitar 15.000 IU beta karoten. Berdasarkan penelitian diketahui bahwa dengan mengkonsumsi wortel yang dikukus sebentar akan memperbesar penyerapan beta karoten.

Daun wortel mengandung porphyrins. Zat ini dapat merangsang kelenjar pituary dan meningkatkan hormon seks. Buah mengandung bisabolene, tiglic acid dan geraniol. Biji wortel liar mengandung flavonoid, minyak menguap termasuk asarone, carotol, pinene, dan limonene.


Jambu Biji Merah

Hampir semua buah berwarna cerah kaya likopen. Meski tampak berwarna kekuningan pada bagian luar buah jambu biji lokal merah, namun bagian daging buahnya sangat merah. Seperti halnya tomat, daging buah jambu biji lokal yang berwarna merah juga kaya akan likopen. Likopen dalam jambu biji lokal merah bersifat antioksidan dan menyuburkan sistem reproduksi pria. Oleh karena itu, konsumsi jus jambu biji merah secara rutin juga dapat meningkatkan kesuburan pada pria. jambu klutuk merah



Kemangi

Kemangi juga dikenal sebagai sayuran yang dapat dimakan segar sebagai lalapan. Tanaman ini menyegarkan, menghilangkan bau badan dan bau mulut. Tanaman beraroma wangi ini mengandung arginine yang memperkuat daya tahan hidup sperma, mencegah kemandulan, dan menurunkan gula darah. Daya tahan hidup sperma penting untuk mendukung proses pembuahan sel telur. Sedangkan kandungan boron berperan merangsang hormon androgen dan estrogen serta mencegah pengeroposan tulang. Kedua hormon ini besar perannya dalam sistem reproduksi wanita.

Tanaman ini juga mengandung minyak atsiri, asam askorbat, asam kafeat, iskulin, histidin, magnesium, betakaroten, dan betasitosterol. Semua nyawa berkhasiat ini diperlukan tubuh untuk menjaga kesehatan.

Untuk meningkatkan vitalitas, dianjurkan untuk mengkonsumsi daun kemangi sebagai teman makan sehari-hari. Bagi masyarakat Sunda di Jawa Barat, daun kemangi merupakan menu "wajib" baik dimakan mentah sebagai lalapan atau sebagai bumbu pepes ikan segar. Mengonsumsi daun kemangi dalam waktu lama merupakan cara terbaik untuk memperoleh manfaat maksimal bagi pria maupun wanita.


Seledri

Sayuran pelengkap berbagai masakan di Indonesia ini berkhasiat tonik, memacu enzim pencernaan, menurunkan tekanan darah, menghentikan pendarahan, peluruh kencing, peluruh haid, peluruh kentut, menurunkan asam urat, membersihkan darah. Perannya dalam sistem reproduksi karena seledri mampu memperbaiki fungsi hormonal yang terganggu, seperti nyeri haid, haid tidak teratur, ataupun haid terlalu banyak.

Daun seledri kaya senyawa minyak atsiri, kalsium, besi dan magnesium. Daun tanaman ini juga kaya vitamin A, vitamin B, dan vitamin C.
Setiap 100 gram daun seledri segar terkandung 130IU vitamin A dan 15 mg vitamin C. Vitamin A dan vitamin C dikenal sebagai antioksidan cukup kuat. Serangan radikal bebas terhadap dinding sperma dan sel telur dapat dihambat oleh kedua vitamin ini.


Daun Katuk

Tidak hanya sebagai pelancar ASI daun katuk juga kaya senyawa yang dapat menggenjot mutu dan jumlah sperma, termasuk membangkitkan vitalitas seksual. Daun katuk dipenuhi senyawa fitokimia berkhasiat obat. Sedikitnya mengandung tujuh senyawa aktif yang dapat mernagsang sintesis hotmon-hormon steroid (seperti progesterone, astradiol, terstosteron, glukokortikoid) dan senyawa eikosanoid (diantaranya prostaglandin, prostasiklin, tromboksan, lipoksin, leukotrien).

Jika dikonsumsi wanita, senyawa aktif dalam daun katuk akan memacu pembentukan hormon kewanitaan, sehingga kulit menjadi halus. Rambut lebih sehat dan lembut. Sebaliknya, dalam tubuh laki-laki senyawa aktif daun katuk akan merangsang pembentukan hormon keperkasaan, yang akan menggenjot vitalitas seksual. Bahkan, produksi sperma melaju pesat seiring dengan peningkatan kualitasnya. Daun katuk dipuji mampu mengembalikan vitalitas dan kesuburan pria loyo.


Semangka

Jika kita makan sepotong semangka (1/8 bagian), berarti kita sudah mengasup 15-20 mg likopen. Bersama vitamin C dan betakaroten dalam buah semangka, likopen dapat melawan berbagai jenis kanker. Dalam sebuah riset dilaporkan bahwa konsumsi likopen yang cukup pada pria bisa membantu menurunkan resiko kanker prostat.

Di India pernah dilakukan penelitian terhadap 30 pasangan tidak subur, khususnya terhadap laki-laki dari pasangan tersebut yang berusia 23-45 tahun. Mereka memiliki masalah dengan sperma, yakni jumlah sperma terbatas, struktur sperma tidak normal,dan pergerakannya lamban. Dua kali dalam sehari mereka diberi makanan kaya likopen yang masing-masing menyumbangkan 20 mg likopen (setara 1/2 bagian semangka) selama 3 bulan terus-menerus. Hasilnya, setelah 3 bulan menjalani terapi, rata-rata jumlah sperma mereka meningkat 67%, struktur sperma mengalami perbaikan sebanyak 63%, dan kegesitan sperma melonjak 73%. Yang mengejutkan, 6 di antara laki-laki yang tadinya tidak subur tersebut ternyata sukses menghamili istrinya. Jadi, tidak ada salahnya jika ingin mendapatkan keturunan kita memperbanyak konsumsi semangka.

Semangka juga menyimpan senyawa pembangkit gairah, yaitu sitrulin. daya kerja senyawa ini diketahui setara dengan viagra. Senyawa kelompok asam amino ini dapat memicu produksi nitrit oksida, yang berperan dalam peningkatan kemampuan seksual pria. Sitrulin juga mudah diserap tubuh dan mengalir dalam darah.

Hmmm... ternyata tidak sulit mencari bahan-bahan makanan yang dapat meningkatkan kesuburan pasangan suami-istri. Daripada minum obat-obatan yang tidak jelas asal-usulnya, lebih baik kita memulai mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan di atas secara rutin.
__________________
Now Playing:
Jennifer Hudson
One Republic
Hillary Duff

Useless to say "It's not always right, because..." considering most people prefer to just believe it not to really understand it
airafluff is offline   Reply With Quote
Old 23-09-2008, 09:15 PM   #27
roughtorer
IndoForum Senior A
 
roughtorer's Avatar
 
No. Urut: 44447
Tgl. Bergabung: May 2008
Lokasi: Mexico
Post: 6,756
Catatan Blog: 41
Rep Power: 16
roughtorer akan menjadi terkenalroughtorer akan menjadi terkenalroughtorer akan menjadi terkenalroughtorer akan menjadi terkenalroughtorer akan menjadi terkenalroughtorer akan menjadi terkenalroughtorer akan menjadi terkenalroughtorer akan menjadi terkenal
@ Ats gw
Lagi-lagi nice post..... keep posting bro...
dan... jangan lupa, coba bikin threat baru.... kalau ada topik kesehatan lain yang istimewa tentunya....
roughtorer is offline   Reply With Quote
Reply

Bookmarks


Menu Thread
Mode Tampilan

Ketentuan Posting
Anda tidak boleh membuat thread baru
Anda tidak boleh memberikan tanggapan
Anda tidak boleh memberikan sisipan file
Anda tidak boleh mengedit posting anda

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Ke Forum


< Jakarta | Bandung | Pekanbaru | Surabaya | Semarang >

Waktu saat ini adalah Pk. 05:59 AM (GMT +7)


Powered by vBulletin ©2000 - 2010, Jelsoft Enterprises Ltd.
Copyright ©2006 - 2010, IndoForum. All Rights Reserved.
In Collaboration With PT. Indonesia Digital Media.